Tanggal 15 September 2022 merupakan hari ulang tahun pernikahan kami yang ke 37.
Saya teringat pada 15 September tahun 2010 ketika ulang tahun pernikahan ke 25 sempat saya mengunggah sebuah puisi pada media Facebook.
Saya beranggapan tidak ada buruknya kalau puisi itu ditampilkan lagi di sini sebagaimana aslinya, berikut ini :
Pernikahan Perak
Ramlan Ruvendi
Istriku ..
Hari ini 25 tahun usia pernikahan kita,
Cukup waktu ‘tuk merenungi perjalanan kita......
Kita pernah mereguk pasang surut dan riaknya kehidupan
Kita sempat dihimpit setumpuk beban hidup
dan sebongkah kepedihan jiwa
Kitapun pernah meneteskan air mata saat jiwa terguncang pilu
Kala itu keluh kesah tak lagi mampu menghapus duka
Bahkan do’apun tak lagi mampu mengusir galau
Kekasih ….!!!
Kau adalah istri sejati …
Pendamping setia disaat jiwaku terpuruk
Dikala keputusasaan harapan menghadang
Dari rahimmu lahir 3 permata indah nan elok
Kini permata itu tumbuh dewasa sehat dan cemerlang
Anak kita jadi penghibur lara dan pengobat luka
Mereka adalah cermin dari emosi dan perilaku kita
Mereka adalah wujud dari ahlak dan kecintaan bersama
Istriku ….!!!
Andaikan emosi kita sempat bergejolak …. membekas luka
Jangan biarkan jadi bara… dan jiwa dikuasai murka
Tapi jadikanlah pengisi sudut-sudut kehidupan nan berwarna
Membalut pengalaman menjadi indah
Kini diusia 25 tahun pernikahan kita
Aku tak ingin ada lagi kepiluan jadi sandungan
Dan emosi liar jadi bencana …………………….
Cukup sudah pengalaman mengajarkan kearifan
Dan jadilah pelajaran hidup sebagai pelita dimasa depan.
Bogor 15 September 2010
[ Kini 3 permata itu telah berjodohnya dan melahirkan 4 cucu yang cantik dan gagah]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar